Ternyata Daging Kanguru Lezat

Posted: Juni 30, 2014 in Pendidikan

kanguruTak disadari dua minggu sudah aku di Adelaide Australia. Sebuah kota yang terletak di teluk Australia. Kota ini berhadapan langsung dengan samudera Hindia. Walau menghadap ke samudera hindia namun ombaknya tak terlalu besar, namun demikian anginya cukup kencang sehingga di musim dingin kali ini udara dingin terasa menusuk tulang, tangan seperti habis memegang es batu padahal suhu terendah yang pernah ku alami adalah 8 derajad celcius namun suhu dirasa mendekati 6 derajat. Namun demikian Adelaide adalah sebuah kota yang menyenangkan, tak ada kemacetan, tak ada kebisingan, tak ada sampah dan masih banyak lagi jika harus diceritakan.

Di antara derap langkah kaki menyusuri pedestrian yang sangat luas, terbersit sebuah pikiran apa yang harus dinikmati di negeri koala ini. Yups….kanguru!!! Australia adalah negara asal usul kanguru. Bagaimana jika makan daging kanguru? akupun akhirnya bertanya-tanya apakah daging kanguru boleh dimakan atau tidak. Ternyata daging kanguru dijual bebas di pasar. Kanguru boleh dikonsumsi di sini, karena memang ada peternakannya, seperti kembing kalau di Indonesia.

Keesokan harinya, kebetulah kegiatan di kampus Universitas Adelaide, selesai pukul 2 sore. Aku dan teman serumah langsung meluncur ke sebuah pasar tradisional di kota Adelaide. Setiap lorong kulalui sambil mengamati setiap toko penjual daging, namun apa daya daging yang kucari gak ketemu juga. Tanpa putus asa setiap lorong ku ulangi lagi, dan hasilnya tetap tak ketemu. Ide Indonesiku-pun muncul. Kebetulan aku lihat sebuah toko sayr dan bumbu asia, penjaganya pun berwajah asia, kayaknya tionghoa. Kuamati setiap sayur dan bumbu yang di jual, jahe 15 dolar/kg, kunyit 17 dolar/kg, kangkung, daun bawang, cabe rawit semua ada dan mahal. Namun aku tertarik dengan bawang putih hanya 2 dolar sekantong (kayaknya 0,5 kg). Dan akhirnya akupun beli bawang putih, bawang bombai, cabe rawit dan ubi jalar. Setelah semua kubayar, dengan kemampuan bahasa inggris yang pas-pasan akupun bertanya di manakah yang jual daging kanguru. Si pelayan tokopun dengan senang hati memberi tahu dengan jelas, yessss kamipun menuju ke sana. Yupssss ternyata yang dijual hanya daging kanguru dengan berbagai versi, ada yang daging segar, ada yang sudah dipotong kecil-kecil, ada pula yang sudah berbumbu. Namun harganya berbeda-beda. Pilihan kujatuhkan pada daging segar, maklum harganya paling murah 6,90 dolar per kilo, dan satu kilogram kupesan.

Dengan rasa bahagia akhirnya pulang dengan kereta api dari stasiun kota Adelaide. Perjalanan ditempuh kurang lebih satu jam, dan sekitar jam lima sore sudah sampai rumah. Tak ada siapa-siapa di rumah, Peter dan Komang juga belum pulang. Daging pun segera di iris-iris untuk dimasak. Sempat terbersit keraguan, jangan-jangan nanti rasanya nggak enak. Kucoba mengingat bumbu apa yang cocok untuk daging ini. Belum selesai aku memotong-motong daging, Komang pulang. Akupun lebih mudah untuk meminta bumbu-bumbu yang diperlukan. Aku ingat kata Peter bahwa daging kanguru kalo dimasak terlalu lama jadi keras.

Setelah semua bumbu siap, segera daging dimasak. Untuk menghilangkan bau amis, daging dibaluri dengan jeruk nipis, dan direbus dengan jahe. Rebus sekitar sepuluh menit, angkat dan tiriskan. Setelah itu semua bumbu yang telah dirajang, digoreng hingga layu, masukkan daging, tambah dengan garam, mrica dan kecap. Tak sampai sepuluh menit diangkat dan siap di santap, lezzzaaatttt. Kedua HFku, Peter dan Komang, juga mengatakan yang sama Lezaaaattt, apa lagipak agus house mateku, maknyussss. Dagingnya empuk tak kalah sama daging kambing.

20140627_172210 WP_20140627_059

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s